Aku punya harapan enggak merasakan sakit yg skrg sering dialamin. Masa kecil itu paling indah, karena blm mengenal rasa sayang dan rasa sakit akibat sayang terhadap lawan jenis. Tetapi skrg keadaan sudah berbeda, skrg aku bukan anak kecil lagi yg bisanya suka-sukaan sm lawan jenis, skrg udah serius kalo suka sampai sayang terhadap seorang laki-laki. Mempertahankan sebuah hubungan itu susah apalagi kalau jarang berkomunikasi. Bukan maksudku enggak suka sm keadaan skrg, aku seneng ada yg nerima aku dan sayang sm aku. Alangkah senangnya kalau aku dan kamu bisa bertahan, bisa membuat nyaman satu sama lain. Dari dulu, sejak aku jadi milik kamu aku berusaha untuk mengerti apa yg kamu rasakan, mengerti apa yg kamu mau dan kamu butuhkan, tetapi aku sering salah entah kenapa. Aku juga berusaha untuk merubah sifatku yg kekanak-kanakan, tetapi sampai skrg sifat itu msh sering muncul aku menyadari. Berusaha untuk percaya. Berusaha untuk tidak menangis. Berusaha untuk membahagiakan. Berusaha untuk tidak cemburu. Berusaha untuk sabar. Berusaha untuk menjadi yg terbaik dan memberi kesan yg 'waw'. Berusaha merencanakan sesuatu untuk bulan depan dan bulan berikutnya. Aku mendapatkan sesuatu yg 'waw' itu mungkin hanya sebuah mimpi, aku tidak akan mendapatkannya. Aku menjadi satu-satunya orang yg tinggal di hati kamu itu sudah menjadi kebahagiaan batin yg sangat 'waw'.
Aku menyadari kalau kamu itu sudah sangat sibuk dan aku jarang mendapatkan waktumu. Msh duduk di sekolah menengah pertama saja kamu sudah sesibuk ini, apalagi besuk waktu kamu duduk di menengah atas? Enggak ada waktu lagi buat aku(mungkin). Aku mecoba mengerti keadaanmu. Aku berusaha lho, untuk kamu yaaa hanya untuk kamu. Aku memberi perhatian ya mungkin skrg tidak kamu butuhkan. Aku memberikan semangat, responmu tidak membuatku merasa aku satu-satunya orang yg bisa membuatmu semangat. Aku peduli, kamu kurang peduli. Untuk saat ini, aku merasa jauh. Saat aku jatuh sakit hanya kata 'Cepet sembuh ya' hanya itu dari kamu. Aku menerima.
Aku punya satu keinginan, cuma foto berdua itu aja. Itu cuma mimpiku aja bisa foto berdua, enggak bakal kelaksana aku yakin. Aku kangen masa awal. Sangat diperhatikan, sangat..........menyenangkan. Aku janji, aku berusaha membahagiakan. Aku tidak bahagia tidak masalah, yg merasakan itu aku bukan kamu. Jadi enggak usah repot-repot untuk membuatku bahagia. Tetapi dalam hati aku ingin bahagia.
Aku merasa aku tidak dibanggakan, aku merasa tidak terlalu dianggap, aku merasa aku tidak dihargai menjadi orang yg kamu sebut pacar oleh teman-temanmu. (sedikit) menyakitkan tetapi aku bisa kok tahan, aku yakin juga kalau rasa sayang yg aku dapat dan aku berikan bisa membuat keindahan.
Aku sangat menyayangi. Aku merindukan. Aku ingin baik-baik saja.